KITAB
SUCI +Deuterokanonika |
|
| Katekismus Gereja
Katolik | |
|
79. St. Agathus (678-681)
Agathus lahir di Palermo, Sisilia Yunanni. Dia seorang rahib di sebuah biara Benediktan di Palermo. Ia sangat menguasai bahasa baik Yunani maupun Latin. Karena kesalehan hidupnya dan kepandaiannya, dia terpilih menjadi paus pada 11 April 672. Tindakannya yang amat penting selama masa kepausannya adalah bawa ia bersama dengan kaisar mengadakan Konsili Ekumenis atau Konsisl Umum Keenam di Konstantinopel pada tahun 680. Konsili ini bertujuan untuk mengutuk bidah Monotelitisme. Saat itu juga konsili menegaskan kembali doktrin Gereja yang mengatakan bahwa Kristus ada dua kodrat (kehendak) yang tidak terpisahkan yaitu kehendak Ilahi sekaligus Manusiawi. Konsili itu disebut juga Konsili Trullo, sebuah nama yang diambil dari bentuk kubah yang berada di atas bangunan tersebut, di tempat konsili itu diselenggarakan. Agathus berusaha keras mendapat potongan pajak 3000 skudi yang dibebankan oleh pengikut Yustinianus sebagai tebusan bagi pengakuan pemerintah pada setiap pemilihan paus baru. Beliau mengirim guru-guru music ke Inggris untuk mengajarkan lagu-lagu Gregorian yang baru. Meskipun Takhta Suci menghadapi berbagai kesulitan keuangan namun paus ini dianggap sebagai seorang yang dermawan. Juga dikatakan bahwa Agathus mempunyai sifat alamiah yang ramah tamah serta rasa humor yang luar biasa.
Ia mengurangi jumlah takhta keuskupan menjadi dua belas, denag satu uskup agung. Agathus wafat pada 10 Januari 681 karena serangan wabah yang melanda kota Roma. Dia dimakamkan di pemakaman Basilika St. Petrus.
|